BAGIKAN
MEXT Program

“The Program for Leading Graduate Schools provides funding from the Ministry of Education, Culture, Sports, Science and Technology (MEXT) and the Japan Society for the Promotion of Science (JSPS) to establish graduate school programs specifically designed to foster excellent students who are both highly creative and internationally attuned and who will play leading roles in the academic, industrial and government sectors across the globe. Nagoya University boasts six Leading Graduate School Programs, which work to foster excellent students who will play leading roles across the globe through the distinctive education programs.”

Sederhananya, Leading Program ini di danai oleh MEXT dan JSPS. Lalu, melalui program ini, diharapkan para lulusannya dapat menjadi leader di bidang atau karirnya masing-masing. Berikut, Leading Program yang ada di Universitas Nagoya dan siapa saja yang bisa mendaftarkan diri (penjelasan lebih lanjut, get trough the website link)

Integrative Graduate Education and Research Program in Green Natural Science

Graduate School of Science (Division of Material Science, Division of Biological Science); Graduate School of Engineering (Department of Applied Chemistry, Chemical Engineering and Biotechnology, Department of Molecular Design and Engineering, Department of Crystalline Materials Science); Graduate School of Bioagricultural Sciences (Department of Biological Mechanisms and Functions, Department of Applied Molecular Biosciences, Department of Bioengineering Sciences)

The Program for Leading Schools: Cross-Border Legal Institution Design

Master’s program (First stage of the doctoral program)
A bachelor’s degree in law or political science, or the degree will be awarded by an admission decision.

Doctoral program (Second stage of the doctoral program)
A master’s degree in law or political science, or the degree will be awarded by an admission decision.

PhD Professional: Gateway to Success in Frontier Asia

All Graduate Schools (All Departments except the Department of Practical Legal Personnel Training, Graduate School of Law)

Leadership Development Program for Space Exploration and Research

All Graduate Schools (All Departments)

Graduate Program for Real-World Data Circulation Leaders

Graduate School of Information Science; Graduate School of Engineering; Graduate School of Medicine; Graduate School of Economics

Women Leaders Program to Promote Well-Being in Asia

Graduate School of International Development; Graduate School of Education and Human Development; Graduate School of Bio-agricultural Sciences; Graduate School of Medicine (including Health Sciences)

Sampai disini sudah terlihat jelas jawaban mengapa saya bisa dalam setahun bisa 2 kali pulang pergi Indonesia? Mungkin belum yaa~

Saya lanjutkan kalau begitu. Jika dilihat penjelasan di atas, program ini di danai oleh MEXT dan JSPS, berarti ada kemungkinan totalnya lebih besar dari beasiswa MEXT pada umunya. FYI, tunjangan beasiswa MEXT umunya ¥143,000 atau Rp.16,874,000 per bulan (kurs 1 yen=118 rupiah). Bisa dikatakan, karena yang membiayai Leading Program ini dua badan, mungkin saja nominal yang didapatkan lebih banyak (sejujurnya memang dapatnya lebih…). Namun, berbeda dengan beasiswa MEXT, jika kita masuk ke Leading Program, kita harus tetap membayar SPP dan membayar pajak penghasilan ke negara. Tapi, tidak perlu takut dengan kenyataan bahwa biaya kuliah di Jepang mahal. Disini juga ditawarkan penangguhan pembayaran SPP. Bisa saja yang lolos kulifikasi kampus, tidak perlu membayar 1 yen pun untuk SPP. Bagi penerima beasiswa Leading Program seperti saya, tidak bisa 100% ditangguhkan, hanya bisa dapat 50% karena beasiswanya dianggap sebagai penghasilan. FYI, SPP Universitas Nagoya adalah ¥279,000 atau Rp.32,922,000 per semester (6 bulan).

Mungkin dari penjelasan mengenai keuangan di atas sudah cukup menjelaskan bahwa dengan beasiswa yang ada, InSyaaAllah kebutuhan selama hidup di Jepang dapat tertutupi, dan bisa balik ke Indonesia 2 kali dalam setahun.

Lalu, ada lagi yang bertanya, khususnya para bolangers (mahasiswa dirantau yang kegiatan utamanya belajar tapi selingannya jalan-jalan atau sebaliknya…), kalau sering balik ke Indonesia, uangnya tidak bisa dipakai jalan-jalan dong.

Tenang, tidak perlu khawatir. Leading Program ini diadakan untuk membentuk pemimpin-pemimpin di bidangnya masing-masing. Sehingga, para awardee perlu dibekali pengetahuan lain untuk mengembangkan potensinya. Ada yang pergi ke Amerika untuk meningkatkan kemampuan bahasa, ada yang ikut konferensi sampai ke Eropa untuk meningkatkan kapasitas ilmunya, ada yang magang di badan-badan PBB di Afrika dan Asia, ada yang latihan fieldwork ke Asia Tenggara, dan lain-lain. Dan mereka pergi dibiayai oleh Leading Program tersebut.

Waa, enak betul yaa kalau begitu, udah dapat uangnya, dapat pula jalan-jalannya.

Hmm, tapi sebagai awardee Leading Program wajib pula menyusun berbagai laporan, kewajiban menghadiri konferensi atau forum, presentasi, mengambil mata kuliah wajib dari Leading Program tersebut yang terkadang tidak ada dalam kurikulum jurusan, dan kewajiban untuk melanjutkan sampai ke program doktor.

Tidak jarang banyak juga awardee yang berhenti di tengah jalan, tapi tidak jarang pula ada awardee dari beasiswa lain yang mendaftar ke program ini (tapi, jangan kira bisa dapat uang berlipat ganda yaa…) untuk mendapatkan fasiltas dari Leading Program tersebut.

Saran saya bagi kalian yang ingin bersekolah ke luar negeri khususnya Jepang dan belum punya beasiswa, coba cari tahu di universitas tujuan, ada atau tidak Leading Program. Sebelumnya, sebaiknya persiapkan keuangan minimal untuk menjamin hidup selama 6-12 bulan (jangan beranggapan semuanya bisa teratasi dengan baito saja…), mempersiapkan kemampuan bahasa Inggris sebaik-baiknya (saya agak menyesal tidak mempersiapkan diri untuk ini. Padahal Leading Program sangat mewajibkan pendaftarnya memiliki kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT diatas 85…), dan yang paling penting adalah NIAT yang tulus dan SEMANGAT yang menggebu!

Insya Allah dengan Leading Program, tidak akan tersesat di kampus Jepang

(a.k.a studi lancar, jalan-jalan lancar tanpa dipusingi urusan biaya yang tidak mencukupi…)

Sekian dulu dari saya. Semoga informasi ini bermanfaat. Tulisan ini saya tutup dengan kutipan di bawah ini.

“Barang Siapa yang keluar untuk mencari ilmu, maka ia berada di jalan Allah hingga ia pulang.” – HR. Turmudzi

Sampai jumpa di Jepang atau di daerah manapun, Wahai Pejuang Ilmu!


P.S. untuk informasi Leading Program yang ditawarkan di universitas di Jepang bisa dilihat di sini

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan Pesan Balasan